Tips Menjaga Kesehatan Mental

Tips Menjaga Kesehatan Mental – Makassar – Sudah hampir sebulan menyendiri, kawan. Tunggu, bagaimana kondisi mental Anda akibat wabah virus covid-19? Berikut beberapa tips menjaga kesehatan mental di tengah pandemi, geng:

Banyak informasi tentang virus covid-19 yang beredar di jejaring sosial. Namun informasi ini perlu diklarifikasi dan lebih berhati-hati karena tidak mungkin berita tersebut fiksi. Terlalu banyak membaca tentang pandemi Corona juga dapat menyebabkan serangan kecemasan.

Tips Menjaga Kesehatan Mental

Karena semakin banyak orang terpaksa mengisolasi diri di rumah, penting untuk memastikan Anda tetap berhubungan dengan orang yang Anda cintai. anda dapat menggunakan media sosial seperti Whatsapp, Instagram, Line, Telegram, Facebook, Twitter, dll sebagai pilihan agar anda selalu dapat berkomunikasi, media tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana komunikasi antar rekan kerja seperti halnya bagi yang melakukan Operate . dari rumah (WFH)

Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Sebisa mungkin lakukan aktivitas yang membuat tubuh dan pikiran nyaman saat berada di rumah, ini penting kawan, apalagi bagi kamu yang sedang mengasingkan diri. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan adalah menonton film, membaca buku, mendengarkan musik dan mengakses konten-konten positif di media sosial.

Menghadapi pandemi virus covid-19 tanpa panik dan ketakutan tentunya akan membantu menjaga kesehatan mental dan fisik Anda di tengah krisis kesehatan global ini. Efeknya tidak hanya baik untuk Anda, tetapi juga untuk orang-orang di sekitar Anda.

Apa kabar sobat Semoga dengan mengikuti tips diatas bisa menjaga kesehatan mental dan semoga pandemi COVID19 ini segera berakhir sobat cegah. Amin.

Situs web ini menggunakan cookie untuk memberikan pengalaman online yang lebih baik. Dengan mengakses halaman ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Matikan Kebijakan Privasi

Baca juga :   Daftar Bpjs Kesehatan Online

Kelas Online: Merawat Kesehatan Mental & Ketahanan Keluarga

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs web. Di antara cookie tersebut, cookie yang tergolong esensial disimpan di browser Anda karena sama pentingnya untuk fungsi dasar situs web agar berfungsi. Kami juga menggunakan cookie pihak ketiga yang membantu kami menganalisis dan memahami bagaimana Anda menggunakan situs web ini. Cookie ini hanya akan disimpan di browser Anda dengan persetujuan Anda. Anda juga memiliki opsi untuk menyisih dari cookie ini. Namun, menyisih dari beberapa cookie ini dapat memengaruhi pengalaman menjelajah Anda.

Cookie penting diperlukan agar situs web berfungsi dengan baik. Kategori ini hanya berisi cookie yang memastikan fungsi dasar dan fungsi keamanan situs web. Cookie ini tidak menyimpan informasi pribadi apa pun.

Semua cookie yang mungkin tidak sepenuhnya diperlukan agar situs web berfungsi dan digunakan terutama untuk mengumpulkan data pribadi dari pengguna melalui analitik, iklan, konten yang disematkan lainnya ditetapkan sebagai cookie pasif. Anda perlu mendapatkan persetujuan pengguna sebelum menjalankan cookie ini di situs web Anda. Tawangrejo RT 10, Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu, 24 Juli 2022 pukul 19:30-21:00 WIB dengan mengangkat tema “Peduli Kesehatan Jiwa”. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang kesehatan jiwa dan membangun kesadaran kesehatan jiwa di kalangan warga biasa Dusun Tawangrejo, program ini juga bertujuan untuk mengajak warga agar tidak mengabaikan kesehatan jiwa dan tidak memandang negatif orang yang mengalami gangguan jiwa, berikut sarannya. . Mengingat ketika seseorang merasa membutuhkan bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater, sebaiknya segera membawanya ke puskesmas terdekat.

Baca juga :   Krim Pemutih Wajah Yang Aman Di Apotik Kimia Farma

Dalam program kerja soliter Vika, ia melibatkan perempuan di Dusun Tawangrejo, RT 10, Desa Simo. Ibu-ibu yang mengikuti kegiatan sosial sangat antusias mendengarkan dan aktif ketika pembicara (Vika) mengajukan pertanyaan tentang tema pembicaraan. Alasan pemilihan audiens yaitu ibu-ibu, karena ibu-ibu akan menyebarkan dari mulut ke mulut di setiap sudut desa, yang dianggap efektif.

Tips Menjaga Kesehatan Mentaltips Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental adalah ketika seseorang berhasil sesuai dengan dirinya dan lingkungannya, sehingga seseorang dapat bahagia, bahagia, berperilaku normal (sebagai norma) dan dapat menghadapi dan menerima kenyataan yang berbeda.

Namun di Indonesia sendiri khususnya masyarakat banyak yang salah paham tentang konsep kesehatan jiwa. Pendapat umum yang dipegang oleh orang awam adalah bahwa kesehatan mental dipandang sebagai “kedamaian batin”, yang berarti bahwa seseorang tidak memiliki konflik, tidak ada masalah, hidup tanpa ambisi dan kepasrahan. Meskipun telah disebutkan di atas bahwa seseorang dengan kesehatan mental yang baik adalah orang yang dapat menghadapi dan menerima fakta yang berbeda, termasuk fakta baik dan fakta buruk.

Saran selanjutnya adalah orang dengan gangguan jiwa/yang memiliki gangguan jiwa yang muncul tiba-tiba, tidak bisa disembuhkan, bahkan dianggap aib yang harus ditutup rapat. Bahkan, masih banyak kasus penderita gangguan jiwa yang didesak, ditendang, bahkan dianggap “gadis lengket”.

5. Tidak bisa melakukan tugas sehari-hari yang seharusnya mudah, seperti mandi, potong rambut, perawatan tubuh.

Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Covid 19

Ketika seseorang yang kita kenal atau seseorang yang dekat dengan kita mengeluh tentang hal itu, kita tidak perlu banyak memberi nasihat atau “menghakimi” bahwa orang tersebut tidak memiliki ibadah. Kita dapat mendukung mereka dengan memberikan bantuan dalam bentuk mendengarkan apa yang mereka katakan, atau mengundang mereka untuk pergi ke pusat kesehatan terdekat seperti puskesmas atau resepsionis yang menyediakan layanan mental atau psikiatri.

Baca juga :   Menghilangkan Katarak Tanpa Operasi

Kesehatan mental pada dasarnya berlaku untuk semua umur, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga manula. Setiap orang membutuhkan kesehatan mental saat mereka tumbuh.

Melalui program ini diharapkan masyarakat luas menjadi lebih peduli terhadap kesehatan jiwa, khususnya diri mereka sendiri. Dengan demikian, ketika seseorang mengkhawatirkan kesehatan mental sebelumnya, dia tidak akan menghakimi orang lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *