Owner Arisan Online Ditangkap, Korbannya Ibu Kalangan Menengah Kebawah

Owner Arisan Online Ditangkap, Korbannya Ibu Kalangan Menengah Kebawah – Beranda TNI – Polisi kehilangan ratusan pelanggan dari berbagai pulau, Polda Jateng kehilangan situs Arisan dengan pendapatan 4 juta.

Jawa Tengah – Polda Jateng menghentikan aksi arisan online yang merugikan ratusan pelanggan senilai lebih dari Rp 4 miliar. Website ini dimiliki dan dioperasikan oleh ibu rumah tangga dan menarik wanita sebagai pelanggan.

Owner Arisan Online Ditangkap, Korbannya Ibu Kalangan Menengah Kebawah

Direktur Reserse Kriminal Polda Jateng Combes Pol. Johansen Ronald Simamora mengatakan bahwa jejaring sosial tersebut telah merugikan ratusan pelanggan dari berbagai perusahaan. Yakni di Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Hal itu disampaikannya saat jumpa pers pada Selasa (18/1/2022) di kantor Ditrecrimesus Polda Jateng untuk melaporkan kasus tersebut.

Arisan Online Di Palembang Makan Korban Lagi

Paul Johansson dari Combe mengungkapkan, beberapa eksekutif Arisa Online melarikan diri ke Bali dan Surabaya dengan membawa uang pelanggan Arisa sebelum ditangkap. Tersangka kedua ditangkap setelah terjadi perkelahian di dalam rumah.

Menurut Paul Johansson dari Combeau, salah satu grup komunitas online yang diadakan oleh warga TPL di Demac, di mana 169 orang tertipu. Kini, grup lain yang dipimpin oleh apa yang diyakini IN adalah warga kota Semarang dan memiliki telah beroperasi selama lebih dari satu tahun dan telah melukai 14 orang.

“Korban dijanjikan kelompok komunitas online, kemudian korban tidak membantu ketika saatnya tiba untuk kelompok komunitas ini. Oleh karena itu, korban melaporkan kepada anggota kejahatan, dan kami mengikutinya. Kami menerima laporan dari tersangka tentang setahun yang lalu, kemarin, 11 Januari, dan kami mengikutinya dari dua tempat, mungkin kerugiannya sekitar 4 miliar birr, jadi kami bergerak cepat untuk menemukan ini, kata Paul Johansen dari Combe.

Selain penangkapan terhadap dua tersangka yang memimpin jejaring sosial tersebut, Paul Johansen dari Combeau menjelaskan, pihaknya juga menyita beberapa barang bukti. Di antara barang bukti yang disita adalah buku tabungan, banyak gadget, dan salinan percakapan WhatsApp.

Duit Ratusan Juta Tak Cair, Emak Emak Di Rembang Laporkan Arisan ‘magenta’

Paul Johansson dari Combe mengatakan: “Kami akan mengeksekusi berdasarkan undang-undang ITE, yaitu Pasal 45 dengan hukuman maksimal enam tahun penjara dan maksimal Rp 1 miliar.”

Ditreskrimsus Polda Jateng menambahkan, bagi yang merasa menjadi korban dari perkumpulan ilegal ini harus segera melapor ke Ditreskrimsus Polda Jateng di http://pengaduan.reskrimsus.semarangkota.go.id/ untuk segera bekerja.

Tindakan cepat kepolisian Badang dalam menanggapi laporan masyarakat tentang kegiatan penipuan oleh call center 110 “money changer” berhasil mengungkap kasus pengumpulan sengketa BNews–MageLANG–online di website Riskim Polres Magelang. Dia ditangkap oleh pengurus rumah tangga Mertoudan.

Baca juga :   Ini dia Daftar Pinjol Yang Pasti Cair Cuma Ktp !! Tanpa Jaminan Apapun Cuy

Kapolsek AKBP Magelang M. Sajrod Zakun mengatakan, kasus tersebut terungkap berdasarkan keterangan korban. Dalam siaran pers Mako Polres Magelang (31/8/2021), ia mengatakan, “Selain penurunan sistem jejaring sosial online, para penjahat ini melakukan penipuan investasi.”

Owners Arisan Online Ditipu Hingga Rp 570 Juta, Pelaku Masih Berkeliaran

Lanjutnya untuk tersangka, nama depan RDA, 29, diidentifikasi sebagai ibu rumah tangga asal Kalingoro Mertoyu dan Magelang. “Tersangka ini melakukan ARISAN PENURUNAN DENGAN ECHY mulai Desember 2019. Kemudian anggota/orang yang tidak menerima pembayaran hasil akan dimulai pada Januari 2021,” tambahnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan berhati-hati saat memasuki forum online dan sejenisnya. “Hati-hati mengundang grup sosial di Internet atau media sosial, terutama yang memiliki opini tidak pantas dan orang yang tidak Anda kenal. Kemudian, jika mengetahui ada informasi tentang hubungan palsu, bisa langsung melaporkannya ke polisi,” keluhnya.

Namun, Kepala Badan Hukum Pidana Magelang M. Alpha menjelaskan cara menangani pelaku kejahatan. “Tersangka ini merekam arisan, tukar menukar, investasi dan duo dengan nama ARISAN MENURUN BY ECHY. Kemudian dia menunjukkan orang lain dengan menggunakan identitasnya sebagai barang terdaftar,” jelasnya.

Ini dilakukan oleh orang jahat, kata Alfan, untuk mengalihkan perhatian anggota/peserta dan menarik minat. Ia juga menjanjikan penghasilan yang baik, kemudian menggunakan uang dari anggota/peserta untuk keuntungan mereka sendiri dan tidak memberikan imbalan/imbalan kepada anggota/peserta. Unduh Aplikasi Borbodur News (Klik Disini)

Dua Pelaku Curasmor Terancam Hukuman Seumur Hidup

Tersangka datang dengan nama ARISAN MENURUN BY ECHY dan mengungkapkannya di media sosial, Instagram. “Awalnya ARISAN MENURUN OLEH ECHY berjalan lancar, dan pemain RDA mampu meraih angka return/reward yang diterima peserta,” ujarnya.

Secara matematis, dalam model sosial, pengusaha bertindak sebagai pengelola dan pemilik hanya dengan memberikan biaya pengelolaan kepada perusahaan/organisasi. Semua peserta menerima manfaat.

“Namun, penggugat mendapat keuntungan tambahan dari tersedianya informasi pribadi tersebut. Juga, modal/dana yang diterima dari peserta digunakan untuk kepentingan pribadi target. Satu atau satu,” jelasnya.

Dalam acara ini, kata Alfan, para peserta Arisan mengalami kerugian sekitar Rp. 300 juta. “Jumlah anggota maksimal 55 orang,” ujarnya.

Dulu Kasus Penggelapan, Wanita Sukoharjo Ini Kembali Masuk Bui Gegara Buat Arisan Online Fiktif

“Dalam perbuatannya, pelaku dijerat dengan penipuan atau penipuan; sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP; atau Pasal 372 KUHP. Penipuan Investasi, Jumat, 7 April 2022. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)

Iga, 22 tahun, ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) di Polres Bojonegoro. Pengusaha salon Parengan Tuban telah dituduh terlibat dalam kasus crowdfunding online dan investasi penipuan yang melibatkan ratusan juta dolar dalam real estat.

Baca juga :   Tak Merasa Pinjam Uang Tapi Ditagih Pinjol Ilegal? Pinjol Indosaku Legal Atau Ilegal

Gadis cilik ini ditangkap di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Ega telah ditahan oleh polisi selama 10 hari terakhir setelah diketahui bahwa para wanita itu dituduh dalam organisasi sosial dan investasi penipuan.

Direktur Pelaksana Bojonegoro Resorts AKBP Mohammed mengatakan tersangka ditangkap menyusul laporan beberapa wanita yang percaya bahwa mereka telah ditipu. Tersangka memaki korbannya.

Polda Jatim Imbau Korban Arisan Online Segera Melapor, Anggrita Sudah Ditangkap

“Ya, bersumpah kepada mereka yang mungkin terkena dampak,” katanya dalam konferensi pers di Mapolres Bojonegoro, Jumat, 7 April 2022.

Sejauh ini, lima orang telah dilaporkan ke Polres Bojonegoro. Saat ini, kerugian yang dilaporkan adalah $ 260 juta.

Kasus ini berawal dari aktivitas tersangka yang kerap menggunakan media sosial untuk melakukan aktivitasnya. Suatu hari penggugat membuat catatan di WA. Properti ini akan menelan investasi sebesar Rp 30 juta dan akan meningkat menjadi Rp 45 juta dalam 20 tahun.

Bergabung dengan pihak terdakwa menarik bagi beberapa wanita. Hingga salah satu dari mereka mengirimkan uang ke rekening pelapor. Jumlahnya akan sesuai dengan kebutuhan penggugat.

Pelaku Begal Payudara Di Madiun Ditangkap Polisi, Korban Yang Emosi Sempat Ingin Menamparnya

Setelah para wanita mengirim uang ke rekening target, saatnya untuk menepati janji. Namun, setelah menunggu dan melewati batas waktu tersebut, manfaat tersebut tidak kunjung datang.

Korban mencari dan mengumpulkan dana investasi. Tapi tersangka sudah ditemukan. Meski korban sempat kesulitan mendapatkan nomor teleponnya.

Lima orang asal Bojonegoro melihat ada yang tidak beres dan melaporkannya ke Polres Bojonegoro pada akhir Maret tahun lalu. Para wanita ini mengaku bahwa mereka percaya bahwa uang yang dihasilkan dalam hubungan online dan targetnya tidak akan dikembalikan. “Pembunuhnya akhirnya memberi tahu kami,” katanya.

Berdasarkan hasil laporan, polisi akhirnya menggeledah rumah tersebut. Tim pemburu yang dipimpin Kapolres Bojonegoro AKP Girindra sedang mencari tersangka. Penggeledahan pertama dilakukan di rumah tersangka di Tuban, Kecamatan Parengan. Tapi tidak perlu.

Ini Suami Istri Pelaku Arisan Menurun Online Bodong Marak Di Langkat,korban Laporkan Ke Polisi

Tersangka dilaporkan bersembunyi di Kabupaten Sulaiman, Yogyakarta. Setelah upaya intens, pencarian membuahkan hasil. Tersangka ditangkap dan dibawa ke Polsek Bojonegoro.

Tersangka saat ini ditahan di Lapas Bojonegoro. Penyidik ​​juga mengumpulkan sejumlah barang bukti sehingga menambah jumlah korban: FDI (25), perempuan bernama depan, warga Burne Bangalan, ditangkap polisi. Dia dituduh menipu jaringan sosial online. Penggugat tidak mengambil uang anggota sebesar Rp 300 juta.

Baca juga :   Arisan Online Magelang, Korbannya Ibu Kalangan Menengah Kebawah

Kapolsek Bangkalan, AKBP Wit Ari Wibisono mengatakan, cara berkumpul yang dilakukan para koruptor adalah dengan menipu penerima uang ratusan juta. Inilah sebabnya mengapa banyak orang tertarik dan mengikuti kelompok sosial.

“Jadi dia tetap beriklan di media sosial karena dijanjikan banyak uang,” kata Witt, Kamis (1/9/2022).

Polres Garut Ungkap Arisan Bodong Ratusan Juta Rupiah

Setelah beberapa korban bergabung dengan kelompok masyarakat, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening korban. Di babak pertama, para penjahat memberikan uang curian kepada para korban agar semua orang tahu bahwa uang curian itu tidak palsu.

“Korban selamat karena uangnya disetorkan dalam beberapa putaran. Namun pada putaran berikutnya, pelaku mengambil uang anggota atau Rp 300 juta,” katanya.

Saat ini, polisi sedang menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui berapa banyak orang yang terluka di masyarakat. Karena jumlah korban diperkirakan akan bertambah.

Pelaporan kasus ini dilakukan oleh Polres Bangkalan bersamaan dengan pelaporan kasus lainnya. FDY terlihat dalam konferensi pers di markas polisi Bangkalan dengan 26 penjahat lainnya ditangkap pada bulan Agustus.

Korban Penipuan Arisan Online Dan Investasi Bodong Apresiasi Kenerja Satreskrim Polrestabes Palembang

Tonton video “Ibu muda di Subang menipu ratusan orang secara online dengan cerita palsu, menjaring $ 2 miliar” Polisi menangkap ibu rumah tangga Mertyudan Magelang (29) dengan tuduhan Penuntutan Umum. Foto: Dok

Semarang ()- Polisi menangkap RDA (29), seorang ibu rumah tangga asal Mertoudan, Magelang, yang merugi ratusan juta rupiah karena mengikuti penipuan rekrutmen online. Metode yang digunakan oleh target untuk mewakili Arisan di akun media sosial Instagram miliknya, “Arisan Descending By Echy”.

“Oleh karena itu, aktor ini menawarkan berbagai kolaborasi, yaitu bentuk jatuh, lebih dari slot, investasi dan Arisan Menuru, duo bernama Ichi yang telah ditransfer di media sosial Instagram. Kerugian peserta diperkirakan mencapai Rp 300 juta, mereka jatuh dengan 55. Itu dibayar, kata Magelang, Kapolsek AKBP Mochammad Sajarod Zakun.

Ia mengatakan, kejadian tersebut bermula saat pelaku memulai bisnis online sejak tahun 2019. Pelaku menggunakan identitas palsu untuk meyakinkan korban agar bergabung dengan grup sosial tersebut.

Apakah Binomo Itu Penipuan (scam)?

Dalam jangka panjang, beberapa orang tidak mendapatkan hasil apa pun dari anggota. Menurut model akuntansi organisasi sosial, pengusaha bertindak sebagai manajer dan pemilik hanya dengan memberikan biaya manajemen kepada organisasi/organisasi. Semua peserta menerima manfaat.

Terdakwa mencurigai adanya penipuan dan melaporkan hal tersebut ke polisi. Polisi yang menerima laporan itu langsung menyelidiki dan menangkap pelakunya.

Dari akhir penyidikan saat tindak pidana

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *