Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Gagal Ginjal

Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Gagal Ginjal – , Jakarta Penting untuk mengetahui makanan yang harus dihindari oleh penderita gangguan ginjal. Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring darah, membuang limbah dari urin, memproduksi hormon, dan menjaga keseimbangan mineral dan cairan. Ketika organ ini terganggu, masalah kesehatan dapat muncul.

Penyakit ginjal yang umum termasuk batu ginjal, infeksi ginjal, dan gagal ginjal. Ketika gangguan ginjal terjadi, pola makan sehari-hari harus diperhitungkan. Makanan tertentu harus dihindari atau dikurangi jika Anda memiliki masalah ginjal.

Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Oleh Penderita Gagal Ginjal

Menghindari atau membatasi makanan tertentu dalam diet Anda dapat membantu menjaga kesehatan ginjal Anda. Pantangan makanan bervariasi tergantung stadium penyakit ginjal. Diet ramah ginjal, atau diet ginjal, biasanya melibatkan pembatasan natrium dan kalium hingga 2.000 mg per hari, dan fosfor hingga 800-1.000 mg per hari.

Makanan Untuk Memperbaiki Fungsi Ginjal Yang Harus Diketahui

* Fakta atau tipuan? Untuk memverifikasi keakuratan informasi yang dikirim, tulis ke WhatsApp di 0811 9787 670, cukup masukkan kata kunci yang diinginkan.

Makanan kaleng seperti sup, sayuran, buah-buahan, ikan, dan kacang-kacangan umumnya merupakan pilihan yang baik untuk dimakan. Namun, sebagian besar makanan kaleng mengandung natrium dalam jumlah tinggi, yang dapat meningkatkan umur simpan. Pasien ginjal harus menghindari makanan tinggi natrium.

Jeruk kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, jeruk mengandung potasium yang tidak baik untuk penderita masalah ginjal. Pemilik dengan gagal ginjal harus membatasi konsumsi jeruk atau jus jeruk dalam diet mereka. Anggur, apel, dan cranberry bisa menjadi alternatif yang aman untuk vitamin C.

Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, diasap atau dikalengkan. Beberapa contohnya termasuk hot dog, bacon, pepperoni, daging sapi, dan sosis. Daging olahan biasanya tinggi garam, terutama untuk meningkatkan rasa dan mempertahankan rasa. Selain itu, daging olahan mengandung protein tinggi. Semua ini harus dikurangi atau dihindari bagi penderita gagal ginjal.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Diabetes

Kentang adalah umbi potasium tinggi. Bagi penderita gangguan ginjal, kentang sebaiknya dihindari atau setidaknya dikurangi. Untungnya, beberapa makanan kaya potasium, termasuk kentang, dapat dikurangi dengan merendam atau mencucinya. Memotong kentang menjadi irisan tipis kecil dan merebusnya selama minimal 10 menit dapat mengurangi kandungan potasium hingga 50%.

Soda, terutama soda berwarna gelap, mengandung zat aditif yang mengandung fosfor yang tidak baik untuk ginjal. Berbeda dengan fosfor alami, fosfor dalam bentuk suplemen tidak terikat dengan protein. Tubuh menyerap lebih banyak kelebihan fosfor ini daripada fosfor alami, hewani atau nabati.

Roti gandum utuh bisa menjadi pilihan yang lebih bergizi, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi. Namun, orang dengan masalah ginjal sebaiknya menghindari roti jenis ini karena kaya akan fosfor dan kalium. Semakin banyak dedak dan biji-bijian sehat yang dikandung roti, semakin banyak fosfor dan kalium yang dikandungnya.

Baca juga :   Makanan Yg Tdk Boleh Untuk Asam Lambung

Seperti roti gandum, beras merah adalah gandum utuh dengan kandungan potasium dan fosfor yang lebih tinggi daripada nasi putih. Penderita gangguan ginjal boleh makan nasi merah, namun dalam porsi yang terkontrol dan seimbang dengan makanan lainnya.

Apakah Penderita Asam Urat Boleh Makan Kerupuk? Ini Kata Dokter

Pisang rendah sodium, tapi buah ini juga dikenal dengan kandungan potasiumnya yang tinggi. 1 pisang mengandung 422 mg potasium, yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita gagal ginjal. Penderita gagal ginjal kronis sebaiknya menghindari buah ini.

Susu dan produk susu seperti keju dan yogurt adalah sumber alami fosfor, kalium, dan protein yang baik. Namun, mengonsumsi banyak produk susu bersama dengan makanan kaya fosfor lainnya dapat membahayakan kesehatan tulang penderita penyakit ginjal. Saat ginjal rusak, terlalu banyak mengonsumsi fosfor dapat menyebabkan fosfor menumpuk di dalam darah, yang dapat mengambil kalsium dari tulang. Hal ini dapat menyebabkan tulang menipis dan melemah dari waktu ke waktu.

Makanan cepat saji bisa menjadi sumber utama natrium makanan. Ini termasuk mie, pizza beku, dll. seperti makanan instan. Makanan cepat saji berat tidak hanya mengandung natrium dalam jumlah besar, tetapi sering menyebabkan kekurangan gizi.

Buah-buahan kering seperti kismis, kurma atau plum juga harus dibatasi konsumsinya. Saat buah dikeringkan, semua nutrisi, termasuk kalium, terkonsentrasi. 4 buah kurma menyediakan 668 mg potasium, dan 1 cangkir plum menyediakan 1.274 mg potasium.

Ini 10 Jenis Makanan Yang Lebih Baik Dikonsumsi Mentah

Tomat juga merupakan buah yang tinggi potasium. Orang dengan masalah ginjal harus menghindari tomat dan olahannya seperti saus tomat. 1 cangkir saus tomat bisa mengandung 900 mg potasium.

3 berita teratas hari ini: Jacinda Ardern menangis saat dia mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Selandia Baru: Saya manusia, ginjal adalah organ berbentuk kacang di tubuh Anda yang melakukan banyak fungsi penting dalam tubuh. Setiap orang memiliki dua ginjal, yang bertugas menyaring darah, mengeluarkan racun dari urine, memproduksi hormon, serta menjaga keseimbangan mineral dan cairan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan penyakit ginjal tidak sehat. Faktor yang paling umum adalah diabetes yang tidak terkontrol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, konsumsi alkohol, penyakit jantung, virus hepatitis, dan infeksi HIV/AIDS juga dapat menyebabkan penyakit ginjal.

Jika ginjal tidak bekerja dengan baik, cairan menumpuk di dalam tubuh dan menjadi tumpukan sampah di dalam darah. Dengan menghindari atau membatasi makanan tertentu, diet ginjal secara teratur dan makan makanan sehat dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal dengan mengurangi produk limbah yang menumpuk di dalam darah dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Baca juga :   Harga Emas London Per Gram Hari Ini

Sayuran Ini Tidak Boleh Dimakan Mentah, Ini Alasannya

Pelaksanaan program diet sangat bervariasi tergantung stadium penyakit dan gejala infeksi ginjal yang diderita. Misalnya, orang dengan penyakit ginjal kronis tahap awal memiliki pantangan makanan yang berbeda dengan orang dengan penyakit ginjal stadium akhir atau gagal ginjal.

Orang dengan penyakit ginjal stadium akhir yang membutuhkan cuci darah juga memiliki pantangan makanan yang berbeda. Dialisis adalah jenis pengobatan yang menghilangkan kelebihan air dan limbah dari darah, atau biasa dikenal dengan dialisis.

Kebanyakan orang dengan penyakit ginjal stadium akhir perlu mengikuti diet ramah ginjal (hanya makan makanan ramah ginjal) untuk mencegah bahan kimia atau nutrisi tertentu menumpuk di dalam darah.

Pada penderita infeksi ginjal kronis, ginjal mungkin tidak bekerja dengan baik untuk membuang kelebihan natrium, kalium, atau fosfor. Akibatnya, mereka mungkin berisiko lebih besar mengalami kadar mineral yang tinggi dalam darah.

Menu Sarapan Yang Membantu Melancarkan Kerja Ginjal

Diet ramah ginjal, atau diet ginjal, biasanya membatasi natrium dan kalium hingga 2.000 mg per hari dan fosfor hingga 800-1.000 mg per hari. Ginjal yang rusak juga dapat mengalami kesulitan menyaring produk limbah metabolisme protein. Oleh karena itu, umumnya pasien disarankan untuk mengonsumsi makanan ramah ginjal seperti sayuran hijau tua dan ikan.

Penderita infeksi ginjal juga disarankan untuk menghindari vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin A, vitamin E, dan vitamin K. Vitamin ini dapat menumpuk di dalam tubuh dan dapat menimbulkan efek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Pada penderita infeksi ginjal, konsumsi vitamin C yang berlebihan juga dapat menyebabkan akumulasi oksalat pada tulang dan jaringan sehingga menyebabkan nyeri.

Vitamin yang dianjurkan untuk penderita infeksi ginjal adalah vitamin B kompleks, zat besi dan vitamin D. Bagi yang ingin mengonsumsi vitamin B kompleks, Anda bisa mencoba mengonsumsi Blackmores Executive B (Rp 267.703) yang bisa Anda lewati. Blackmores Executive B adalah suplemen yang berfungsi untuk mendukung respons stres yang sehat di dalam tubuh. Cocok digunakan oleh orang sibuk.

Oleh karena itu, orang yang menderita infeksi ginjal kronis (tahap 1 – 4) sangat dianjurkan untuk membatasi jumlah protein dalam makanannya. Namun, orang dengan penyakit ginjal stadium akhir dan dialisis membutuhkan lebih banyak protein. Berikut adalah 17 makanan yang harus Anda hindari saat mengikuti diet ginjal:

Jangan Dimakan! Ada Bagian Dari Mahkota Dewa Yang Beracun

Soda hitam atau soda berwarna gelap adalah pantangan makanan untuk infeksi ginjal. Selain kalori dan gula, soda, terutama dark soda, juga mengandung zat aditif yang mengandung fosfor. Banyak produsen makanan dan minuman menambahkan fosfor selama proses pembuatan untuk meningkatkan rasa, memperpanjang umur simpan, dan mencegah pembusukan. Minuman ini tidak cocok untuk dikonsumsi secara rutin dan penderita penyakit ginjal.

Baca juga :   Buka Rapat Koordinasi Kepala Desa, Wabup Asahan Minta Jangan Ada Kegiatan Fiktif

Tidak hanya air berkarbonasi dan minuman berkarbonasi lainnya, minuman berenergi juga berbahaya bagi ginjal. Padahal, jenis minuman tersebut bisa berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

Alpukat termasuk dalam pantangan makanan untuk infeksi ginjal karena alpukat merupakan sumber potasium yang sangat tinggi. Oleh karena itu, penderita infeksi ginjal harus menghindari buah ini karena memperburuk gejala infeksi ginjal.

Makanan tinggi natrium dan natrium yang diawetkan dapat memperburuk keadaan pada orang dengan infeksi ginjal. Oleh karena itu, makanan kaleng termasuk dalam pantangan makanan untuk infeksi ginjal yang perlu mendapat perhatian.

Diet Batu Ginjal

Karena roti gandum mengandung fosfor dan kalium, penderita infeksi ginjal lebih baik menghindarinya, dan disarankan untuk memilih roti putih biasa daripada roti gandum.

Seperti halnya roti gandum, roti gandum dan beras merah juga sangat bermanfaat bagi orang sehat. Namun penderita infeksi ginjal sebaiknya tidak mengonsumsi makanan tersebut.

Mengonsumsi terlalu banyak susu dengan makanan kaya fosfor lainnya dapat membahayakan kesehatan tulang pada penderita infeksi ginjal.

Hindari makan jeruk langsung atau jeruk dalam bentuk jus atau kemasan untuk menjaga kesehatan ginjal karena mengandung potasium.

Wajib Tahu! Inilah Daftar Makanan Sehat Untuk Penderita Ginjal

Daging olahan diketahui menimbulkan berbagai risiko penyakit kronis, sehingga tidak ada alasan lain untuk menghindari makanan jenis ini.

Garam dalam jumlah besar ditambahkan selama pemrosesan mentimun dan zaitun. Hal ini tentu dapat membahayakan kesehatan ginjal.

Kentang dan ubi jalar merupakan makanan yang kaya akan potasium, sehingga penderita infeksi ginjal sebaiknya dapat membatasi konsumsinya.

Tomat dikenal sebagai buah yang tinggi potasium dan tentunya tidak baik untuk menjaga kesehatan ginjal karena dapat meningkatkan gejala infeksi ginjal.

Makanan Yang Dihindari Penderita Kanker Payudara

Makanan kemasan, makanan siap saji, atau makanan kemasan, ketiga jenis makanan tersebut mengandung sodium.

Ikan yang boleh dimakan penderita gagal ginjal, makanan yang boleh dikonsumsi penderita gagal ginjal, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita diabetes, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita tiroid, buah yang tidak boleh dimakan penderita gagal ginjal, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita kolesterol, makanan yang boleh dimakan penderita gagal ginjal, makanan yang boleh dimakan penderita ginjal bocor, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita hipertiroid, makanan yang tidak boleh dimakan oleh penderita kista, buah yang boleh dimakan penderita gagal ginjal, makanan yang tidak boleh dimakan penderita gagal ginjal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *