Harga Wajar Saham Medc, Prediksi Ihsg Kembali Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Harga Wajar Saham Medc – Pada Senin, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, memulai suasana utama perdagangan saham (4/1). Pada tahun 2016 indeks harga saham gabungan (IHSG) naik tipis sebesar 0,24 persen di awal perdagangan. atau 10,80 poin menjadi 4.580,17 poin (/Angga Yuniar)

, Jakarta – Harga saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) fluktuatif dengan kecenderungan perdagangan saham menguat pada Selasa (5/4/2016).

Harga Wajar Saham Medc

Kabar bahwa Medco Group akan mengakuisisi PT Newmont Nusa Tenggara dan stabilnya cadangan minyak AS (AS) dipandang sebagai sentimen penguatan harga saham PT Medco Energi International Tbk.

Jelang Bps Rilis Data Inflasi Oktober, Ihsg Diramal Terkoreksi

Saham PT Medco Energi International Tbk naik 9,76% setelah berakhirnya sesi perdagangan pertama. sampai dengan Rp 1.575 per saham. Harga saham PT Medco Energi International Tbk mencapai harga tertinggi Rp 1.595 dan terendah Rp 1.410 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 1.680 kali dan volume perdagangan 91.401 saham. Nilai transaksi harian untuk saham adalah sekitar 14 miliar.

Sejak pekan lalu, pergerakan saham PT Medco Energi International Tbk menguat. Kabar akuisisi Medco Group atas PT Newmont Nusa Tenggara membayangi harga saham MEDC.

Di tahun 2016 Bahkan manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham MEDC dalam aktivitas pasar yang tidak biasa (UMA) pada Jumat, 1 April. Saham MEDC masuk UMA karena kenaikan harga dan aktivitas saham yang tidak biasa.

Rencana Akuisisi Newmont Angkat Saham Medco

Ditanya soal akuisisi Newmont, pemilik Medco Group Arifin Panigoro mengatakan pihaknya akan mengumumkan secara resmi akuisisi tersebut.

“Nanti kita lakukan. Nanti kita umumkan. Press releasenya sedang disiapkan. Daripada salah sebut. Saya harus patuh,” kata Arifin.

Dia mengatakan Medco akan mengambil alih seluruh saham PT Newmont Nusa Tenggara. Namun, dia enggan merinci apa saja yang terlibat.

“Tunggu pengumumannya, semua akan diambil alih. Ya, semuanya akan direstrukturisasi. Jangan khawatir, tidak akan lama (diumumkan). Saya kira minggu ini,” sambungnya.

Kapitalisasi Pasar & Per Saham

Dia mengungkapkan, dana akuisisi tersebut diperoleh dari pinjaman perbankan. Di situs web PT Newmont Nusa Tenggara, pemegang saham antara lain Nusa Tenggara Partnership B.V sekitar 56 persen, PT Pukuafu Indah sekitar 17,8 persen, PT Indonesia Masbaga Investama sekitar 2,2 persen, PT Multi Daerah Bersaing” – sekitar 14 persen.

* Fakta atau hoax? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silahkan WhatsApp cek fakta nomor 0811 9787 670 dengan hanya memasukkan kata kunci yang diinginkan.

Lucky Bayu Purnomo, Analis PT Danareksa Sekuritas, memperkirakan sejumlah sentimen mempengaruhi kenaikan harga saham PT Medco Energi International Tbk. Salah satunya adalah pemilik grup “Medco”, Arifin Panigoro, yang berencana membeli saham PT Newmont Nusa Tenggara.

Selain itu, menurut Lucky, volume perdagangan saham PT Medco Energi International Tbk meningkat selama dua bulan terakhir. “Pemasar menghargai dua sentimen ini,” kata Lucky saat dihubungi.

Baca juga :   Daftar Bpum Blt Umkm 2021 Tahap 3: Syarat, Cara, Link Cek Penerima Dana Bantuan Umkm Dari Pemerintah

Pdf) Value At Risk, Market Risk And Trading Activity: Capm Alternative Model

Dia menambahkan bahwa sentimen lain juga didorong oleh persediaan minyak AS yang relatif stabil, yang menjaga harga minyak pada $37 per barel. Pelaku pasar khawatir harga minyak akan mencapai 35 dolar AS per barel.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan hal yang sama. William memperkirakan kabar bahwa grup Medco akan mengakuisisi saham Newmont mendukung kenaikan harga saham Medco.

Di sisi lain, William meyakini rencana pembelian kembali saham atau buyback saham Medco juga akan berdampak pada kenaikan harga saham Medco.

Terkait rencana akuisisi Newmont, Lucky meyakini hal itu berdampak positif bagi bottom line Medco dalam jangka panjang. Akuisisi saham Newmont bisa menambah aset perusahaan.

Paparan Publik 2019 Pt Medco Energi Internasional Tbk. (idx Ticker: Medc) Pertumbuhan Berkelanjutan

Lucky juga merekomendasikan membeli saham di PT Medco Energi International Tbk, dengan target harga satu tahun Rp 1.750-1.800 per saham. Sementara itu, William merekomendasikan menjual saham atau menjual saham saat reli. (Ahm/Igw)PT Medco Energi Internasional Tbk. akan segera meminta persetujuan pemegang saham untuk dua aksi korporasi besar – penerbitan obligasi global dan penerbitan baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan struktur permodalan perusahaan secara signifikan.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla, Sumatera Utara. Pembangkit listrik 3×110 megawatt ini dioperasikan oleh Medco Power Indonesia bersama Inpex, Itochu, Ormat dan Kyushu Electric./Medco Power

Bisnis, JAKARTA — Emiten sektor energi PT Medco Energi Internasional Tbk. berencana melakukan dua kegiatan penggalangan dana besar sekaligus, yaitu penerbitan global bond dan penerbitan saham baru dalam program tersebut.

Rencana aksi perusahaan itu diungkapkan manajemen Medco Energi dalam rilis belum lama ini. Lebih detail, emiten bernama MEDC itu berencana menerbitkan obligasi global senilai USD 800 juta atau sekitar Rp 11,6 triliun dengan nilai tukar yang diperkirakan Rp 14.500 per USD.

Ihsg Rontok Tapi Masih Kategori Wajar

Manajemen Medco menyatakan bahwa obligasi yang diterbitkan untuk investor di luar wilayah Indonesia tunduk pada Rule 144A dan/atau Regulation S, berdasarkan Amerika Serikat. dalam undang-undang sekuritas 1993. Obligasi tersebut kemudian akan dicatatkan di Singapore Stock Exchange.

Jumlah pokok obligasi akan dilunasi pada tanggal pelunasan yang sama selambat-lambatnya 7 tahun sejak tanggal penerbitan atau selama jangka waktu lain yang disepakati oleh para pihak.

“Surat utang tersebut diharapkan dapat mendanai belanja modal perusahaan dan/atau anak perusahaan, termasuk akuisisi bisnis lain yang sejalan dengan bisnis tersebut,” kata manajemen Medco dalam pernyataan keterbukaan yang dikutip, Kamis. 22/7).

Obligasi tersebut juga dapat digunakan untuk menutup utang MEDC dan diharapkan dapat diperpanjang jatuh temponya sehingga perusahaan dapat menjaga likuiditasnya.

Baca juga :   Mengidentifikasi Indeks Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia

Rekomendasi Saham 8 Juni 2022 Dari Sejumlah Analis

Penerbitan surat utang tersebut juga akan membantu membuka peluang pembiayaan di masa depan bagi MEDC dan/atau afiliasinya untuk memaksimalkan pertumbuhan dalam pengembangan operasi dan strategi bisnis dari waktu ke waktu.

“Dalam jangka panjang, rencana transaksi ini diharapkan dapat menjaga likuiditas dan likuiditas perusahaan di tahun-tahun mendatang,” tambah MEDC.

Selain global bond, perusahaan di bawah kepemimpinan Hilmi Panigoros ini juga menyiapkan tambahan modal dengan hak istimewa (HMETD) atau

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (7), MEDC mengumumkan akan menghabiskan maksimal £12,5 miliar. saham dengan nilai nominal Rp 25.

Pt Medco Energi Internasional Tbk

Dana dari penerbitan saham baru akan digunakan untuk investasi MEDC dan anak perusahaannya, termasuk akuisisi perusahaan lain, serta pembayaran utang perusahaan.

Pemegang saham yang tidak melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu akan dikurangi paling banyak 33%. pada tahun 2021 pada bulan Juni Pemegang saham terbesar MEDC adalah Diamond Bridge Pte. Ltd. 21,46%, PT Medco Daya Abadi Lestari 51,5% dan masyarakat 26,73%.

Baru-baru ini, MEDC juga menerima pinjaman dari anak perusahaannya Medco Oak Tree Pte. Ltd. senilai US$650 juta. Salah satu tujuan penggunaan dana tersebut adalah untuk membayar penuh nilai transaksi dan biaya terkait akuisisi Ophir Energy Plc.

CEO Medco Energi Internasional Roberto Lorato sebelumnya mengatakan pada tahun 2021 kinerja perseroan pada kuartal I cukup memuaskan ditopang harga komoditas yang mulai pulih, meski permintaan gas masih lemah.

Cara Keluar Dari Saham Nyangkut

“Saya senang melaporkan peningkatan hasil operasi dengan laba bersih positif dan peningkatan EBITDA,” kata Roberto dalam pernyataan resmi yang dirilis pada akhir Juni.

Tahun 2021 Pada kuartal pertama, MEDC melaporkan pendapatan sebesar $300,23 juta. dolar AS, dan laba dari operasi yang dilanjutkan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk adalah 3,29 juta.

Hal ini sebagian besar didorong oleh harga komoditas sekitar $58,8/bbl atau 14% lebih tinggi dari tahun ke tahun dan harga gas yang stabil sekitar $5,7/MMbtu.

Roberto mengatakan laba bersih perusahaan sebesar 5,1 juta dolar AS berasal dari bisnis migas dan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang menunjukkan hasil positif.

Melihat Aksi Right Issue Dan Reverse Stock Bank Banten

“AMNT saat ini sedang mengembangkan Tahap 8, meskipun kegiatan pengembangan untuk Tahap 7 masih berlangsung tahun ini,” katanya dalam webinar baru-baru ini.

AMNT memulai pengolahan bijih dari Tahap 7 dan pada tahun 2020 dari pengolahan bijih dan cadangan menghasilkan 294 Mlbs tembaga dan 132 Koz emas. AMNT juga mendapat perpanjangan satu tahun izin ekspor untuk 579.444 wet ton.

Pada 2021 MEDC akan mengalokasikan 150 juta dolar AS untuk investasi minyak dan gas dan pada 2021 – 65 juta dolar AS untuk listrik. Kedua pengeluaran ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2020, ketika investasi migas akan mencapai $144 juta. Dolar AS untuk menyelesaikan proyek Meliwis di Jawa Timur. dan empat proyek sumur eksplorasi yang sukses di Natuna.

Baca juga :   Sejak Januari Hingga Juni 2021 Kominfo Tangani 447 Fintech Pinjol Ilegal

Di sektor energi pada 2020 biaya modal akan mencapai 63 juta. USD untuk mengembangkan sumur eksplorasi panas bumi CCPP di Riau dan Ijen.

Bisnis Indonesia Emiten Tambang Pemompa Indeks Lq45

“Sumber investasi adalah kas operasional dan kas internal kami. Pada tahun 2021 kas dan setara kas Medco sebesar $691 juta pada akhir kuartal pertama. Dolar AS,” kata Anthony R. Mathias, direktur perencanaan dan keuangan dan direktur independen. Medco Energi Internasional.

Di pasar saham, MEDC berada di level Rp 540 pada penutupan bursa Kamis (22/7). pada tahun 2021 MEDC turun sebesar 8,47 persen. Penurunan harga saham MEDC belum sejalan dengan minyak mentah WTI dan Brent, yang sejauh ini naik menjadi antara $70 dan $72 per barel.

Ike Widiawati, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas, mengatakan emiten minyak masih cenderung tertinggal setidaknya pada pekan ini.

“Harga minyak sedikit berubah sejak akhir pekan lalu dan menunjukkan tren bearish.” Harga minyak fluktuatif di tengah ekspektasi peningkatan pasokan serta peningkatan kasus Covid-19 [domestik] yang dapat meredam permintaan,” kata Ike dalam catatan riset yang dipublikasikan Senin (19/7).

Prediksi Ihsg Kembali Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Selain faktor harga global, perilaku dan kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19 akan lebih berperan dalam pergerakan pasar modal, ujarnya. Tak terkecuali sektor energi.

Hingga saat ini, Kiwoom Sekuritas Research Group telah memilih MEDC sebagai emiten pilihan untuk subsektor produksi minyak. Bahwa faktor harga jatuh terlalu dalam adalah faktor utama. Menurut publikasi riset terbarunya, Kiwoom Sekuritas meyakini harga wajar saham MEDC adalah Rp877.

Dalam studi terpisah, Analis Sucor Sekurita, Hasan, merekomendasikan membeli MEDC dengan target harga Rp 850 per saham. Menurut dia, pendapatan MEDC pada 2021 bisa meningkat menjadi 1,76 miliar dolar AS. Pada saat yang sama, EBITDA dan laba bersihnya masing-masing 1,08 miliar. dan 106 juta dolar AS.

Hasan mengatakan katalis positif untuk MEDC adalah harga minyak, yang tetap di atas $65 per barel

Menjadi Jutawan Dalam 6 Bulan Di Pasar Modal 2016 Book By Buddy Setianto

Harga wajar saham cfin, harga wajar saham bmri, harga wajar saham bbni, harga wajar saham tins, harga wajar saham tkim, harga wajar saham arto, hitung harga wajar saham, harga wajar saham antm, harga wajar saham bbtn, harga wajar saham zinc, medc saham, harga wajar saham fren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.