Cara Paralel Receiver Parabola

Cara Paralel Receiver Parabola – Sejak saya memulai blog ini, kebiasaan saya adalah menulis “berbagi ilmu”. Saya akan berbagi dengan pembaca setiap satu dari elektronik, televisi, perangkat lunak, dan proyek lainnya. Tujuannya hanya untuk menyimpan memori di otak, menjaga memori…selagi Anda punya waktu untuk membaginya dengan semua orang. Terakhir kali saya bertarung di dunia sebenarnya adalah dunia lama saya, yang merupakan dongeng. Untuk memulai seri tutorial terbaru ini, saya akan membuka switch jaringan dasar yang sering ditemukan di dunia TV satelit.

Konektor yang paling umum digunakan pada antena parabola adalah konektor F 75ohm tidak seimbang berbasis coax, biasanya digunakan untuk menghubungkan receiver. Ada berbagai jenis konektor, yang paling umum adalah jenis “tekan”, di mana dasar konektor dapat ditekan dengan pompa piston, atau dengan menggunakan bahan isolasi untuk memasang alas ke kabel koaksial. Yang lainnya adalah jenis penyimpanan, yang memiliki mekanisme penguncian di bawah konektor yang hanya dapat “dijepret” di dalam dengan alat khusus.

Cara Paralel Receiver Parabola

No 1 adalah tipe kompresi, biasanya digunakan oleh TV kabel profesional, No 2 adalah koneksi yang paling umum, dan terkadang teknisi parabola jarang menggunakan tang “kompresi” dan hanya menggunakan isolasi pada kabel seperti No 3 untuk membuat koneksi .

Jual Paket Parabola Paralel 2 Tv Receiver Nusantara Hd Dish 60 Cm Di Seller Hwk Parabola

Frekuensi operasi satelit (setelah menjatuhkan LNB) adalah 900 Mhz hingga 2400 Mhz, jangan salah beli satelit UHF. Ini normal dan kesalahan dapat merusak perangkat karena harus dikenali bahwa sinyal parabola memiliki tegangan boost DC yang memberi makan LNB. Jadi jika Anda tidak sengaja memegang konektor saat receiver masih menyala, tidak jarang arus listrik atau debu keluar. Ya, karena ada tegangan LNB 13V atau 18V untuk polaritas vertikal (13V) dan horizontal (18V).

All Port Power Pass : Terdapat safety diode dari port receiver ke port LNB, sehingga arus DC tidak berubah arah ke receiver lain. Masalah muncul ketika rx tidak memilikinya. 1 menggunakan polaritas H (18 volt) dan rx 2 menggunakan polaritas V (13 volt). Yang terjadi adalah tegangan yang disuplai ke LNB lebih besar dari 18 volt, sehingga gelombang vertikal yang merambat ke receiver lain akan berhenti. Masalah yang paling umum adalah bahwa sinyal kontrol 22 kHz mengganggu dan menghentikan transmisi saat menggunakan LNB umum.

Baca juga :   Definisi Gerak Parabola

Single Port Power Pass: Hanya satu port yang memiliki dioda (kadang-kadang tidak ada pass diode), sedangkan port lainnya menerima koneksi melalui kapasitor. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik dengan sinyal DC dan kontrol 22khz dengan hanya menggunakan satu mesin sebagai sumber tegangan dan sinyal kontrol. Tetapi sumber sink ini harus tetap pada polaritas V atau H untuk melacak sink ini. Untuk sel yang terdistribusi secara parabola dengan polaritas vertikal atau horizontal, seperti ninmedia, kvision atau matriks ses9 garudaku. Jangan pernah menggunakannya untuk berbagi palapa atau konten skala konversi.

Jika antena satelit terdiri dari beberapa antena atau jumlah LNB lebih dari satu, pemilihan LNB yang akan dihubungkan ke penerima diubah. Di masa lalu, tuner LNB dapat menggunakan tuner mekanis, tetapi hari ini mereka menggunakan tuner standar. Jenis swift yang paling umum digunakan adalah sebagai berikut:

Sinyal Tv Parabola Hilang Saat Mendung Atau Hujan, Begini Cara Mengatasinya Halaman 1

Modulasi 22 kHz: Pemilihan LNB menggunakan sinyal kontrol nada 22 kHz, hanya LNB 2 yang dapat dipilih. Dalam penggunaannya biasanya terdapat pada saluran satelit universal di Indonesia yang menuju ke satelit PALAPA D dan TELKOM 3S, dan juga terdapat pada LNB global di dalam LNB tersebut.

Saklar DISEQC: perangkat kontrol digital, ini adalah cara standar untuk memilih 4 hingga 16 LNB, ada 2 sakelar dimqc umum, 1.0/2.0 memilih 4 LNB dan 1.1/2.1 memilih 16 LNB.

Saklar multifungsi merupakan kombinasi dari saklar 22 kHz dan saklar polaritas tegangan (13/18 volt). Oleh karena itu, dengan koneksi yang sesuai, dapat digunakan untuk berbagi siaran 2 hingga 4 LNB untuk beberapa penerima. Beberapa jenis multiplexer yang paling umum di pasaran adalah:

Multiplexer 4 x 4 atau 4 x 8 (tanpa catu daya eksternal): Metode pemilihan LNB menggunakan kombinasi switching polaritas 13/18 Volt dan 22 kHz. Gunakan jenis LNB dengan polaritas yang berbeda (port 1 V port H) atau gunakan dua LNB (biasanya 2 receiver). Kombinasi yang digunakan adalah sebagai berikut:

Modifikasi Receiver Televisi Satelit

Multiswitch 5x 8 (tidak ada catu daya eksternal): 1 port tambahan di ground sebagai input untuk antena UHF. Pada bagian Rx harus dipisahkan antara sinyal parabola dan sinyal UHF dengan alat yang disebut duplekser.

Multiswitch 9 x 16 atau 9 x 16 C dengan catu daya eksternal: Sangat ideal untuk penggunaan profesional karena didukung oleh catu daya atau adaptor eksternal. Beberapa sakelar biasanya memiliki tipe standar, serta tipe yang dapat di-cascade atau dihubungkan. Kombinasi 4 LNB menggunakan konfigurasi tambahan dalam mode Sickqc, dimana 2 LNB pertama menggunakan portqc port 1 dan 2 LNB berikutnya menggunakan diskqc port nomor 2.

Baca juga :   Pengaturan Parabola K Vision

Sistem kaskade multi-switch yang ditunjukkan di atas biasanya menerima input dari LNB dan bertindak sebagai sumber bagi multi-switch berikutnya untuk disimpan menggunakan umpan satelit.

Cara ini sangat mungkin dilakukan jika ada pemasangan yang tidak biasa, seperti di rumah gedongan yang kabelnya menempel di dinding. Menghubungkan ke saluran UHF adalah keharusan mutlak, terutama ketika sebagian besar siaran sepak bola disiarkan melalui satelit. Sebuah duplekser ditempatkan pada dua titik antara saluran transmisi, satu bertindak sebagai coupler dan yang lainnya bertindak sebagai splitter.

Baca Lalu Coba

Duplexer juga dapat digabungkan dengan multiplexer sehingga hanya 1 antena UHF yang dapat digunakan bersama dengan parabola terpisah.

Oleh karena itu, pembahasan pertama tentang ilmu fabel akan saya kumpulkan di blog ini. Mungkin seseorang sepertinya telah membaca artikel ini dan melihatnya di Facebook? Iya betul, pertama kali saya posting hashtag #postingan_berhasil di Facebook di grup ninmedia. Agar tidak hilang di facebook saya langsung saja ke blog saya…semoga kali ini ada baiknya admin akan membahas tentang antena parabola yang berjudul pasang parabola untuk menghubungkan beberapa receiver, mudah saja jika sudah Beberapa rumah memiliki satu TV, maka Anda ingin menonton TV dengan parabola, Anda tidak perlu membeli banyak parabola, Anda hanya perlu membeli satu parabola, dan semua TV Anda dapat digunakan untuk menyiarkan parabola. Tentu saja, Anda hanya perlu membelinya.

Bahkan, sering terjadi ketika membandingkan parabola dan TV yang berbeda tanpa menggunakan peralatan lain kecuali hanya mesin, dua pengguna tidak dapat melihat program dengan jelas, bahkan jika mereka saling bertentangan. Jadi pada dasarnya apa yang terjadi ketika kita membandingkan umpan satelit ke dua penerima, kenyataannya adalah bahwa satu penerima dapat mengirimkan satu LNB dan yang lain dapat mengirimkan 2 LNB, atau keduanya LNB, dan menerima siaran pada LNB yang sama, misalnya pada LNB Palapa. Sangat mengganggu tingkat kenyamanan kita saat menonton acara TV.

Jadi, bagi wisatawan yang ingin membandingkan satu parabola dengan beberapa receiver, ikuti langkah-langkah yang mudah dipahami di bawah ini.

Jual Paket Paralel 2 Tv Parabola Mini Nex Parabola Mnc Liga Inggris Mola Tv Liga Champions

Penerimaan sinyal PALAPA dan TELKOM secara simultan dengan 4 receiver yang cocok untuk digunakan pada jaringan atau hardboard dengan ukuran berbeda (6m, 7m, dll.) Catatan: Setiap output memberikan sinyal V dan H sehingga Anda tidak perlu lagi . Kit pembelian termasuk cakram dan bantalan pengganti. Hanya 2 satelit yang diambil dan hanya 4 satelit yang diterima. Termasuk cincin skalar dan sekrup.

Baca juga :   Cara Aktivasi Nex Parabola Via Telegram

Kawan, bagaimana caranya lebih mudah, daripada sulit, lebih baik membandingkan parabola dari receiver yang berbeda, mari kita ganti LNB yang dirancang khusus, jadi Anda tidak perlu khawatir lagi. Nyalakan saja saluran satelit seperti LNB biasa. Kali ini kita akan membahas receiver TV digital. Pengenalan inovasi ini didasarkan pada penggunaan perangkat tampilan pada laptop, proyektor LCD atau monitor TV, karena outputnya adalah video RCA, bukan VGA. Juga, menambahkan ruang menghasilkan penerimaan sinyal yang lebih kompleks. Ada 3 komponen yang berbeda yaitu penerima, ruang dan transduser. 3 perangkat tambahan memerlukan daya AC. Dari situlah kekacauan ini berasal.

Sepintas, ini sama menakutkannya dengan robot atau bom rakitan, tetapi perangkat ini memiliki banyak hal untuk dinikmati sebagai perangkat TV.

Meski merupakan speaker eksternal, karena tidak ada subwoofer dan sound system, tidak ada salahnya memasang speaker kecil berukuran 8Ω 15W. Ya, itu kecil.

Parabola] Penggabungan Yg Tepat Antara Switch 22khz Dengan Diseqc Melalui Studi Kasus

Mengubah jenis listrik adalah hal terbaik saat ini. Konsumsi listrik di PLN juga lebih sedikit boros karena sistem AC otomatisnya irit. Catu daya tersedia untuk catu daya 12V, 13V, 18V, dan 5V. Dan sumber tegangan 36V yang menggerakkan motor disediakan oleh trafo 4A karena saklar AC tidak cukup kuat untuk menjalankan motor.

Jika Anda bosan dengan 500 saluran FTA (Free To Air/Gratisan) di Asia, artikel ini dapat banyak membantu Anda. Yang harus Anda lakukan adalah membayar tagihan Anda dari TV Berbayar (disebut TV Berbayar) dan Anda dapat sepenuhnya menikmati saluran yang termasuk dalam layanan non-FTA. Pada gambar di atas, kartu Irdeto2 adalah contoh yang dapat digunakan untuk TV dan TV Ya.

Posisi mengubah orientasi satelit ke arah utara-selatan. Gerakan ini jarang digunakan, hanya untuk pengaturan lainnya. Kecuali jika satelit itu terkena badai. Fitur ini sangat membantu meningkatkan postingan karena bukan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *