Analisis Efisiensi Motor Listrik Ac Tiga Fasa Pada Sistem Transmisi Daya Listrik.

Analisis Efisiensi Motor Listrik Ac Tiga Fasa Pada Sistem Transmisi Daya Listrik. – Hak Cipta © 2019 RELE (Teknik Listrik dan Tenaga): Jurnal Teknik Elektro. Ini adalah artikel sumber terbuka

RELE (Teknik Listrik dan Tenaga): Jurnal Teknik Elektro, Vol. 1, tidak. 2 Januari 2019, ISSN 2622-7002 (online), hlm. 70-76, DOI: doi/10.30596/rele.v1i1.

Analisis Efisiensi Motor Listrik Ac Tiga Fasa Pada Sistem Transmisi Daya Listrik.

Hamdani 1, Arnawan Hasibuan 2 1 Program Studi Teknik Elektro Sekolah Tinggi Pengembangan Sains dan Teknologi Pankabudi Jl University. Gatot Subroto Km4, 5 Sei Sikambing Medan, Indonesia 2 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh Jl. Cot Tengku Nie, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Indonesia Email: hamdani@dosen.pancabudi.ac

Klasifikasi Motor Listrik

Kesimpulan – Penggunaan motor induksi untuk kebutuhan tenaga putaran mekanik banyak digunakan. Salah satunya sebagai alat penunjang produksi di industri, ketidakstabilan suplai tegangan ke motor yang berasal dari sumber jaringan listrik sangat mempengaruhi kinerja motor. Artikel ini akan menjelaskan tentang analisis pengaruh perubahan tegangan terhadap pengoperasian motor induksi tiga fasa. Metode yang digunakan adalah simulasi dengan menggunakan software Matlab Simulink. Performa yang diamati dari simulasi tersebut adalah pengaruhnya terhadap putaran mesin. Penurunan tegangan disimulasikan secara bertahap 0%, 4%, 8%, 12% dan 16%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putaran mesin mengalami penurunan dari 1448,46 rpm menjadi 1445,22 rpm dan efisiensi dari 89,11% menjadi 86,43%.

Abstrak – Penggunaan motor induksi banyak digunakan pada kebutuhan tenaga mekanik putaran. Salah satunya adalah sebagai alat penunjang produksi dalam industri. Ketidakstabilan suplai tegangan ke motor yang berasal dari jaringan sumber sistem tenaga sangat mempengaruhi kinerja motor. Artikel ini menjelaskan analisis pengaruh perubahan tegangan jaringan terhadap pengoperasian motor induksi tiga fasa. Metode yang digunakan adalah simulasi dengan menggunakan software Simulink Matlab. Performa yang diamati dari simulasi tersebut adalah pengaruhnya terhadap putaran mesin. Perlahan-lahan kurangi voltase yang disimulasikan sebesar 0%, 4%, 8%, 12%, dan 16%. Hasil penelitian menunjukkan putaran mesin menurun dari 1448 rpm menjadi 1445 rpm dan efisiensi dari 89% menjadi 86%.

Motor induksi merupakan perangkat listrik yang sangat diminati oleh kalangan industri atau komersial. Penggunaan motor AC yang paling umum adalah motor induksi, sekitar 90% aplikasi motor di industri menggunakan motor induksi. Alasan utamanya adalah sepeda motor jenis ini memiliki struktur yang kokoh, keandalan yang tinggi, harga yang relatif murah, dan perawatan yang mudah.

Motor induksi memerlukan energi listrik agar motor induksi dapat bekerja. Besarnya arus listrik yang paling mempengaruhi pengoperasian motor listrik adalah besaran tegangan dalam satuan volt. Jika terjadi penurunan tegangan maka menyebabkan peningkatan rugi-rugi motor induksi dan mengakibatkan penurunan efisiensi motor induksi dan sebaliknya jika terjadi peningkatan tegangan maka terjadi peningkatan efisiensi dari motor induksi.

Pdf) The Analysis Of 3 Phase 1 Hp Induction Motor Efficiency In Under Voltage And Over Voltage Condition With Psim Simulation

Penurunan tegangan dan tegangan suplai lebih kecil dari nilai nominal motor induksi, arus yang mengalir akan lebih besar dari nilai nominal untuk bantalan beban penuh, jika penurunan tegangan yang terjadi melebihi batas toleransi yang diperbolehkan, secara teknis akan

Menyebabkan gangguan pada kinerja peralatan listrik konsumen seperti lampu, pemanas dan motor listrik. Pada makalah ini, penulis ingin menjelaskan analisis pengaruh jatuh tegangan pada simulasi kerja motor induksi tiga fasa menggunakan software simulasi MATLAB. Kedua. Tinjauan Pustaka 2 Motor Induksi Menurut Sogoto (1984), motor induksi kadang disebut motor asinkron. Disebut demikian karena jumlah lilitan rotor tidak sama dengan jumlah lilitan medan magnet stator. Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama:

(Teknik Listrik dan Tenaga): Jurnal Teknik Elektro Vol. 1, tidak. 2 Januari 2019, ISSN 2622-7002

Hamdani 1, Arnawan Hasibuan 2: Analisis pengaruh jatuh tegangan pada motor induksi tiga fasa berbasis MATLAB.

Lima Poin Pengujian Utama Untuk Memahami Efisiensi Dan Performa Penggerak Motor

Berpakaian dan gunakan hingga 3 hingga 4 kuda. 2. Motor induksi tiga fasa. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh suplai tiga fase yang seimbang. Motor memiliki kapasitas daya tinggi, rotor sangkar-tupai atau rotor dan starter pemuntir otomatis. Diperkirakan sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini, misalnya pompa, kompresor, ban berjalan, saluran listrik, dan treadmill. Tersedia dalam ukuran dari 1/3 hingga ratusan ponsel. Kelebihan dari motor induksi tiga fasa antara lain strukturnya yang sederhana dan kuat, terutama motor induksi putar sangkar, harga yang murah, efisiensi yang tinggi, dan penggunaan brushless sehingga faktor gesekan dapat dihindari. dan kemudahan perawatan.

Selain itu, motor induksi juga memiliki beberapa kelemahan jika dibandingkan dengan mesin lainnya, yaitu pengaturan kecepatan tidak dapat dilakukan tanpa mengurangi efisiensinya, putaran motor akan berkurang saat beban bertambah, dan memiliki arus start yang besar.

Secara umum, motor induksi terdiri dari rotor dan stator. Rotor adalah bagian yang bergerak, sedangkan stator adalah stasioner. Ada celah udara yang sangat kecil antara stator dan rotor. Konstruksi motor induksi dapat dilihat pada gambar di bawah ini

Komponen stator adalah bagian luar dari motor yang merupakan stator dan membawa arus fasa. Stator terdiri dari sekumpulan laminasi inti yang memiliki alur-alur (slots) pada lilitan kumparan dan berbentuk silinder. Motor induksi memiliki dua komponen utama, kedua komponen tersebut adalah:

Pdf) Analisis Torsi Dan Efisiensi Pada Motor Induksi Tiga Fasa Rotor Sangkar

Gambar 5. Medan putar pada motor asinkron Jika arah medan magnet dari atas ke bawah akan terlihat bahwa pada kawat a terdapat ggl a yang berarah ke depan (titik) dan pada kabel b terdapat ggl . b Arahnya ke belakang (tanda +). Dengan suplai ini, arus akan mengalir di kabel a dan b, dan arahnya ditentukan oleh arah ggl.

Setelah arah arus dalam kawat diketahui, arah gaya kopel K yang bekerja pada kawat juga dapat diketahui. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2, arah kopling dan arah putaran rotor dapat ditentukan. Ternyata arah putaran rotor sama dengan arah putaran medan putar.

Saat rotor diam, frekuensi arus pada rotor sama dengan frekuensi input (sumber). Namun saat rotor berputar, frekuensi rotor akan bergantung pada kecepatan relatif atau bergantung pada besarnya slip. Untuk jumlah slip tertentu, frekuensi bagian yang berputar, yaitu f’

Perlu diketahui bahwa arus rotor tergantung pada frekuensi rotor ′ = dan jika arus ini mengalir di setiap fasa belitan rotor, maka akan memberikan interaksi medan magnet. Medan magnet di rotor biasanya menghasilkan medan magnet yang berputar

Analisis Efisiensi Motor Induksi Tiga Phasa Akibat Perubahan Tegangan

Ukurannya tergantung pada atau dalam kaitannya dengan rotasi rotor. Pada kondisi tertentu, arus rotor dan arus stator menghasilkan distribusi medan magnet sinusoidal dimana medan magnet ini memiliki konstanta magnet konstan dan kecepatan medan putar konstan ns. Kedua medan magnet ini berputar serempak. Sebenarnya tidak demikian karena pada stator akan terdapat arus magnetisasi pada kumparan.

Penurunan tegangan adalah perbedaan antara tegangan ujung pengirim dan tegangan ujung penerima. Penurunan tegangan dihasilkan dari resistansi. Arus di saluran bolak-balik tergantung pada impedansi dan entri saluran, serta pada beban dan faktor daya. Penurunan tegangan dinyatakan dengan rumus:

Dimana : Vs = Tegangan Ujung Pemancar (V) Vr = Tegangan Ujung Penerima (V) Seperti diketahui PLN menghasilkan tegangan tiga fasa dengan nilai nominal 220/380 V pada frekuensi 50 Hz dan berupa gelombang sinus. Gelombang Besarnya tegangan ini berbeda-beda di setiap negara, misalnya di AS tegangan jaringannya 110/60 Hz, dll. Dalam penyediaan tenaga listrik diperlukan tingkat standar tertentu untuk menentukan kualitas tegangan pelayanan. Secara umum, ada tiga hal yang harus dipertahankan: 1. Frekuensi (50Hz) 2. Tegangan (220/380)V ± 5%-10% 3. Keandalan catu daya listrik, beban terukur. Untuk memenuhi keandalan sistem. Dengan karakteristik kehamilan yang berbeda-beda, maka perlu dilakukan pengklasifikasian menurut faktor yang dominan. Misalnya lingkungan/geografi. Padahal, tegangan yang dihasilkan PLN bukanlah tegangan sinusoidal murni dengan kualitas sempurna. Faktor-faktor yang menyebabkan variasi tegangan sistem distribusi adalah:

Hak Cipta © 2019 RELE (Teknik Listrik dan Tenaga): Jurnal Teknik Elektro. Artikel ini adalah akses terbuka di bawah lisensi CC-BY-SA (creativecommons/licences/by-sa/4.0/).

Rumus Menghitung Efisiensi Motor

Faktor-faktor di atas dapat menyebabkan tegangan yang diterima konsumen tidak selalu sama. Konsumen yang jauh dari service point cenderung menerima voltase yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan konsumen yang berada di dekat service center.

Penelitian ini menggunakan metode simulasi, karena simulasi ini menggunakan program Simulink pada Matlab. Sedangkan untuk data pendukung simulasi, parameter motor induksi tiga fasa diperoleh dengan pengamatan langsung (melalui eksperimen) di laboratorium mesin listrik.

Diagram blok merupakan pengertian keseluruhan atau sisi, untuk melihat susunan diagram blok rangkaian dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Sumber AC adalah penyuplai tegangan motor dan merupakan bagian utama serta memiliki nilai parameter dan spesifikasi dari motor itu sendiri. Motor akan memiliki keluaran Pada tugas akhir ini penulis hanya akan membahas kecepatan keluaran dan arus masukan motor. Diagram garis tunggal adalah diagram garis tunggal dari seluruh rangkaian yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini

Apa Itu Motor Induksi Slip Ring ? Cara Kerjanya ?

Sumber AC adalah sumber tegangan motor yang merupakan bagian utama dan penanganan tegangan input dan bagian-bagian dalam motor, Torsi Nm adalah beban variabel yang akan diambil sebagai nilai tetap 6Nm. Motor memiliki keluaran dan pada tugas akhir ini penulis hanya membahas kecepatan keluaran dan arus masukan motor.

Dari hasil simulasi dan analisis dapat disimpulkan bahwa: terjadinya drop tegangan pada motor induksi tiga fasa mempengaruhi arus masukan dan slip menjadi besar, sedangkan kecepatan putar motor.

Transmisi daya listrik, transmisi daya, motor listrik tiga fasa, rumus efisiensi daya, transformator tiga fasa, efisiensi daya, motor listrik ac 3 fasa, rangkaian tiga fasa, motor tiga fasa, listrik tiga fasa, motor induksi tiga fasa, tiga fasa

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *